Header Ads

BACA (PT. Bank Capital Indonesia Tbk)

Analisa Fundamental Saham BACA


Tgl penulisan artikel : 11 April 2017

Saham PT. Bank Capital Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang perbankan

Laporan keuangan yang dapat dilihat pada hari ini adalah laporan keuangan triwulan ke III tahun 2016. 
Berikut hasil analisa fundamental saham BACA posisi Q3 2016 

Analisa Fundamental Growth Investing


Analisa Earning growth Tahun 2006 - 2015













YearEarning
20064,887 
20079,186 
200812,100 
200922,439 
201023,166 
201127,807 
201247,714 
201370,477 
201474,901 
201590,823 
2015 / 200618.58461224
Average Growth38.36%


Indikator fundamental kenaikan rata - rata 15% dalam 10 tahun
(Rasio ini bagus dari segi Earning Growth). 



Analisa Asset Growth  Tahun 2006 - 2015





YearAsset
2006417,644 
20071,203,443 
20081,703,769 
20093,459,181 
20104,399,405 
20114,694,939 
20125,666,177 
20137,139,328 
20149,252,649 
201512,159,197 
2015 / 200629.11378351
Average Growth45.44%

Indikator fundamental kenaikan rata - rata 15% dalam 10 tahun
(Rasio ini bagus dari segi Asset Growth).



Analisa Average ROA Tahun 2006 - 2015


ROA
YearLaba BersihAssetROE
20064,887 417,644 1.17%
20079,186 1,203,443 0.76%
200812,100 1,703,769 0.71%
200922,439 3,459,181 0.65%
201023,166 4,399,405 0.53%
201127,807 4,694,939 0.59%
201247,714 5,666,177 0.84%
201370,477 7,139,328 0.99%
201474,901 9,252,649 0.81%
201590,823 12,159,197 0.75%
Total8%
Average / year0.78%

Indikator fundamental kenaikan Average ROA 1-1,3% dalam 10 tahun
(Rasio ini kurang bagus dari segi Average ROA).

Analisa Growth Investing
NoIndikatorHasil
1Earning GrowthBagus
2Asset GrowthBagus
3RoAKurang Bagus
Total Score67

Melalui analisa fundamental growth investing saham ini dari 3 Poin Penting
Nilai kesehatan fundamental growth investing untuk saham ini adalah 67%


Analisa Fundamental Value Investing

Dividen 
Perusahaan ini tidak pernah membagikan dividen


P/E
Harga saat menulis adalah 199
Earning Q3 adalah 14.48
Earning proyeksi 1 tahun adalah 19.31
Maka P/E = 10.31
(Rasio ini bagus karena P/E < 15)



PBV
Ekuitasnya adalah 1,322,220,000,000,-. Dengan jumlah saham yang beredar adalah 7,038,906,243,-. Maka nilai buku perusahaan adalah Rp. 188,- PBV adalah 1.06,-.
(Rasio ini kurang bagus PBV seharusnya <1) Dikarenakan RoA yang kecil dibawah 1


Asset to Debt Rasio 
Asset                    =   13,145,358,-
Utang                   =   11,823,138,-
(Rasio ini kurang bagus karena seharusnya Total Asset > 1,3x Total Utang)


Analisa Value Investing
NoIndikatorHasil
1DevidenKurang Bagus
2P/EBagus
3PBVKurang Bagus
4Asset to DebtKurang Bagus
Total Score25



Melalui analisa Fundamental saham 4 Poin Penting diatas 
Nilai kesehatan Fundamental untuk saham ini adalah 25%



Nilai kesehatan fundamental gabungan untuk saham ini adalah 46%
Bagi yang ada input atau masukan boleh beli Komentar ya.

Note Penulis: ada cuplikan laporan keuangan 2016 tapi belum resmi dan final terdapat arus kas operasi dari positif kearah negatif tapi balik lagi kita tunggu release laporan keuangan resminya dulu baru dianalisa lebih lanjut. Tapi klo benar laporan tersebut maka itu merupakan laporan yang kurang bagus bagi BACA.

(Analisis Fundamental? Kita percaya suatu saat nanti sebuah Perusahaan nilai sahamnya pasti akan kembali kepada nilai perusahaan sesungguhnya sesuai dengan laporan keuangan perusahaan yang sebenarnya)

Salam,
Krisantus (Bozdiamond)

3 comments:

  1. Jumlah saham yang beredar adalah 7,038,906,243,-.
    Yang ini dilihat darimana ya bro?

    ReplyDelete
  2. Di tabelnya itu ROE atau ROA? Sepertinya typo.. kenapa tidak ada ratio ROE.

    ReplyDelete
  3. Terima kasih sudah bertanya. Jumlah saham yang beredar dapat di lihat dari 2 tempat surat bursa atau laporan keuangan. jumlah itu saya dapat dari surat bursa. http://www.idx.co.id/StaticData/NewsAndAnnouncement/ANNOUNCEMENTSTOCK/From_EREP/201704/b74fc055a4_5ea1e453c7.pdf
    Tabel untuk perbankan saya pakai RoA sedangkan untuk bisnis yang ada basis penjualan saya pakai RoE. Itu kriteria fundamental saya. Karena perbankan gak ada barang pinjemin org uang itu pun pakai utang yang biasa disebut DPK. Oleh karena itu patokan incomenya berdasarkan asset (uang yang mereka pinjamin) mereka sehingga ukuran yang lebih tepat adalah RoA.

    ReplyDelete