Header Ads

Analisa Sektor Finance Industri Investasi







Analisa Sektor Finance Industri Investasi Indonesia


Tanggal penulisan : 31 Mei 2018



Penulis memisahkan sektor Finance menjadi 5 kategori antara lain :
1. Perbankan 
4. Perusahaan Investasi / Holdings
5. Perusahaan Efek / Sekuritas 


Definisi Investasi adalah mengalokasikan sejumlah dana dengan tujuan mengharapkan keuntungan di masa depan.

Apa sih bisnis investasi / holdings? adalah bisnis mengalokasikan dana untuk membeli suatu aktiva / asset kepemilikan saham dalam bentuk portofolio dengan tujuan mengharapkan keuntungan dari perusahaan yang diinvestasikan.

Perusahaan investasi / holdings company cenderung memiliki satu perusahaan dengan komposisi diatas 50%. Sehingga perusahaan tersebut memiliki kendali atas perusahaan tersebut. Tetapi bisa juga lebih dari satu perusahaan. Perusahaan yang diinvestasikan bisa pada perusahaan terbuka yang terdapat pada Bursa Efek Indonesia atau bisa juga perusahaan tertutup yang tidak listing di bursa.


Ada keuntungan dan kerugian dari perusahaan investasi / holdings company mari kita bahas satu satu.

Kerugian membeli perusahaan investasi / holdings company adalah
1. Perusahaan harus membayar biaya operasional maupun administrasi perusahaan investasi / holdings company (Mereka membeli portofolio perusahaan tapi kita bayar juga karyawan mereka padahal kalau kita langsung beli saham yang ada dalam portofolio mereka kita tidak perlu bayar jasa dan biaya perusahaan investasi tersebut jadi Double Cost).
2. Seluruh kebijakan di tangan manajemen perusahaan investasi / holdings company (Aturan jadi mereka yang buat bila kita bandingkan dengan membeli secara langsung tanpa melalui perusahaan investasi / holdings company misalnya perusahaan A adalah perusahaan investasi mereka memegang portofolio perusahaan B dan C lalu perusahaan B bagus dan berkembang serta membagikan dividen sedangkan perusahaan C merugi dan gak bagi dividen kita memiliki saham perusahaan A dan keputusan manajemen perusahaan A adalah tidak membagikan dividen maka kita tidak mendapatkan dividen dari perusahaan A beda cerita bila kita investasi di perusahaan B pastinya kita sebagai pemilik saham B mendapatkan dividen)
3. Lebih sulit mempelajari laporan keuangan perusahaan investasi / holdings company
4. Tidak bisa menganti portofolio sesuka kita karena dikelola orang lain


Keuntungan membeli perusahaan investasi / holdings company adalah
1. Bila mereka investasi di perusahaan terbuka maka kita bisa menghitung portofolio mereka dan kita bisa menilai perusahaan investasi ini harganya undervalue / overvalue bila dibandingkan dengan portofolio yang mereka punyai.
2. Biasanya perusahaan investasi penyesuaian harganya lebih lambat dari portofolio yang mereka punyai. Sehingga kita bisa memiliki momen membeli ketika under value dengan peluang yang lebih besar. Ataupun ketika overvalue kita bisa lebih cepat menjual.
3. Investasi dilakukan oleh seorang professional yang memiliki lisensi dalam investasi
4. Resiko lebih rendah dibanding investasi langsung bagi yang belum mengerti


Jadi bagaimana menganalisa perusahaan investasi?
1. Menganalisa portofolio yang dimiliki perusahaan tersebut. (Entitas anak apa saja yang dimiliki oleh perusahaan dan persentasenya) Apakah ada keterkaitan bisnis satu dengan yang lainnya bila ada maka lebih baik karena akan menjadi industri hulu ke hilir.
2. Perusahaan investasi cara menganalisanya hampir sama dengan saham pada umumnya yang berbeda adalah perusahaan investasi memiliki portofolio sehingga kita bisa menganalisa portofolio yang dimiliki perusahaan tersebut bila perusahaan tersebut memiliki portofolio yang terdaftar di bursa efek indonesia lebih baik lagi kita bisa menganalisa nilainya dari kepemilikan perusahaan tersebut.

Saya tidak memberikan perbandingan perusahaan investasi dikarenakan cara analisanya memang sama dengan perusahaan pada umumnya dan sangat tergantung pada perusahaan yang dia investasikan.


Note Penulis : Penulis cenderung kurang menyukai perusahaan investasi karena terdapat diversifikasi portofolio yang biasanya ada portofolio yang baik dan ada yang kurang. Tetapi kadang dalam situasi perusahaan investasi / holding company terkadang dihargai sangat undervalue itu dapat menjadi pertimbangan untuk membeli saham perusahaan tersebut. Yang paling penting dalam perhatian investasi di perusahaan investasi / holding company adalah portofolio yang dimiliki dan harga serta kredibilitas dan kebijakan manajemen atas perusahaan tersebut apakah membela hak kamu pemegang saham apa tidak.



Bagi yang ada input atau masukan boleh beri Komentar ya.




(Analisis Fundamental? Kita percaya suatu saat nanti sebuah Perusahaan nilai sahamnya pasti akan kembali kepada nilai perusahaan sesungguhnya sesuai dengan laporan keuangan perusahaan yang sebenarnya)



Salam,
Krisantus (Bozdiamond)

No comments